Home / Tazkiyatunafs

Tazkiyatunafs

Artikel tentang Membersihkan hati

MENUNAIKAN PERINTAH & MENINGGALKAN LARANGAN

Ibnu al Qayyim -rahimahullah- dalam Al Fawaid berpendapat bahwa termasuk masalah penting adalah: bagi Allah -ta’ala- meninggalkan perintah itu lebih berat daripada melanggar larangan. Mengapa? Ada beberapa alasan: 1. Sahal bin Abdullah al Tasturi -rahimahullah- berkata, “Adam -alaihi al salam- dilarang mendekati ‘pohon’ (makan buah), tapi beliau memakan buah pohon …

Read More »

Siapakah Orang-orang Terbaik itu ?

Siapakah orang-orang terbaik itu? Kata Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- mereka adalah: Yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya (HR. Al Bukhari). Yang paling baik akhlaknya (HR. Al Bukhari). Yang paling baik dalam mengembalikan hutang (HR. Al Bukhari). Yang masih bisa diharap kebaikannya dan aman dari keburukannya (Shahih al Turmudzi). Yang …

Read More »

Rezeki Abadi & Rezeki Temporer

Rezeki temporer adalah apa yang saat ini kita miliki yang bisa diambil oleh Allah kapan saja. Tergolong jenis ini: kesehatan, keturunan, harta, bahagia, teman, jabatan, dan rezeki duniawi lainnya. Adapun rezeki abadi atau permanen adalah rezeki yang melekat pada diri hingga hari kebangkitan. Rezeki ini terus memberi manfaat, di dunia …

Read More »

Surga Bagi Hati yang Bersih

إِنَّ الْأَبْرَارَ لَفِي نَعِيمٍ (13) وَإِنَّ الْفُجَّارَ لَفِي جَحِيمٍ (14) “Sesungguhnya orang-orang yang berbakti benar-benar-benar berada dalam (surga) yang penuh dengan kenikmatan. Dan sesungguhnya orang-orang yang durhaka benar-benar dalam neraka” (Al Infithar: 13-14) Ibnu al Qayyim dalam Al Daa` wa al Dawa` menulis: Jangan mengira ayat di atas hanya berbicara …

Read More »

Cinta Dunia

Dunia, meskipun oleh Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dikatakan lebih buruk dari bangkai, tapi memiliki daya tarik. Bahkan daya tariknya disebut dalam hadits yang lain dengan istilah hulwah khadlirah, manis dan hijau (HR. Muslim). Karena hulwah dan khadlirah, maka banyak yang menyintainya. Manis dan hijau mampu menutupi hakikat dunia yang …

Read More »

Sekali Lagi Tentang Cinta Harta

Jangan galau bila dalam hati bersemi cinta harta. Jangan gelisah bila ada keinginan untuk memiliki dan untuk kaya. Karena itu naluri yang diakui oleh Allah –taala- dan Nabi-Nya yang mulia. Bagi manusia, harta dengan ragam jenisnya itu indah dan layak untuk dicintai (Ali Imran: 34), karena memang Allah menjadikan harta …

Read More »

Mencintai Dunia Sewajarnya Akhirat Selamanya

Dunia, meskipun oleh Nabi -shallallahu ‘alaihi wa sallam- dikatakan lebih buruk dari bangkai, tapi memiliki daya tarik. Bahkan daya tariknya disebut dalam hadits yang lain dengan istilah hulwah khadlirah, manis dan hijau (HR. Muslim). Karena hulwah dan khadlirah, maka banyak yang menyintainya. Manis dan hijau mampu menutupi hakikat dunia yang …

Read More »

Doa Agar Kuat dan Bergairah dalam Mengarungi Kehidupan

Kuat dan gairah itu bukan pada fisik, tapi pada ruh dan hati yang menjadi penggerak fisik. Ruh dan hati yang bersih dan sehat akan mampu membangun kekuatan dan gairah diri. Ruh dan hati yang bernutrisilah yang akan mampu menggerakkan fisik agar kuat dan bergairah dalam menjalani kehidupan dan aktifitas harian. …

Read More »

Antara Rezeki dan Dosa

Dr. H. Ahmad Djalaluddin, Lc., MA Manusia diberi rizki oleh Allah –taala, meskipun ia kafir atau bergelimang dosa. Bahkan ‘tatkala para hamba itu melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, justru Allah –taala- membukakan semua pintu-pintu kesenangan…’ (QS. Al Anam: 44). Ibnu Hibban –rahimahullah- berpendapat bahwa dosa tidak menghalangi rizki …

Read More »

Nikmat yang Agung adalah HIDAYAH dari Allah SWT

Ibrahim -‘alaihi al salam- berharap agar ayahnya menjadi muslim. Tapi, Allah -ta’ala- tak menghendaki, padahal Azar adalah ayah dari khalil (kekasih) Nya. Nuh -‘alaihi al salam, hamba yang banyak bersyukur, berharap anaknya menjadi muslim. Tapi, Allah -ta’ala- enggan, padahal Nuh memohon dan meminta. Muhammad -shallallahu ‘alaihi wa sallam- berharap pamannya …

Read More »