Home / Fiqih Muamalah

Fiqih Muamalah

Pembahasan Tentang Fiqih Muamalah

Kewajiban Mencari Nafkah bagi Seorang Muslim

Nafkah berasal dari kata ‘infaq’ (belanja). Arti dasar kata itu adalah al ikhraj (mengeluarkan) dan al nafaad (habis). Arti istilah nafkah adalah menyukupi (kebutuhan) orang-orang yang menjadi tanggungan dengan cara yang patut, baik berupa pangan, sandang, papan, dan lainnya. Dalam fikih, dikenal beberapa macam nafkah, yaitu: nafkah untuk diri sendiri, …

Read More »

Gharar, tapi Boleh

Gharar itu mastur al aqibah, ketidakjelasan akibat antara ada dan tidaknya barang, atau ketidakjelasan kadar dan sifat. Muamalah yang mengandung gharar berarti transaksi yang mengandung ketidakjelasan, ketidakpastian atau keraguan tentang keberadaan, sifat, kadar suatu komoditas yang menjadi maqud alaih (objek akad). Rasulullah –shallalaahu alaihi wa sallam- melarang praktik jual-beli yang …

Read More »

Fiqih Aulawiyat: Qurban dan Bencana

Aulawiyat berarti prioritas. Fiqih aulawiyat berarti fiqih (ilmu) prioritas. Fiqih jenis ini bersanding dengan fiqih maqashid (fiqih tujuan-tujuan syariah), fiqih muwazanah (fiqih timbangan), dan fiqih waqi’ (fiqih realitas). Fiqih aulawiyat (prioritas) memandu kita agar tepat dan proporsional dalam bersikap, bertindak, dan menerapkan hukum syara’ dalam kehidupan. Intinya, fiqih aulawiyat mengajarkan …

Read More »

SAMAHAH

Rasulullah –shallallahu `alaihi wa sallam- bersabda: رَحِمَ اللهُ رَجُلًا سَمْحًا إِذَا بَاعَ، سَمْحًا إِذَا اشْتَرَي، سَمْحًا إِذَا اقْتَضَي “Allah –ta`ala- merahmati orang yang memudahkan dalam menjual, dalam membeli, dan dalam meminta hak”(HR. Al Bukhari). Hadits ini mengandung dua kemungkinan makna: doa atau berita. Bila doa, maka artinya ‘semoga Allah merahmati..’. …

Read More »

Menyikapi Akad yang Batil

Kaidah yang mengikat setiap muslim dalam muamalah ekonomi dan keuangan adalah; Pertama, wajib meninggalkan akad-akad yang tidak syari atau yang batil. “Hai orang-orang beriman janganlah kamu saling memakan harta sesama dengan jalan (akad) yang batil…” (QS. Al Nisa: 29). Kedua, muslim wajib memenuhi akad yang ia sepakati dengan pihak lain. …

Read More »

AKAD GANDA

Akad ganda atau hybrid contract menjadi praktik lumrah’ di tengah masyarakat. Sulit dihindari. Disadari atau tidak, mayoritas kita menerapkannya. Saat menginap di hotel, dengan sekali pembayaran terkandung banyak akad: sewa kamar, sewa jasa kebersihan, sewa pemanfaatan kamar mandi, menitipkan barang, membeli sarapan (bukan sewa sarapan), dan sebagainya. Dalam jasa traveling …

Read More »

Menjual dengan Harga Berbeda dalam Pandangan Syariat Islam

Dr. H. Ahmad Djalaluddin, Lc., MA Tak masalah dengan praktik menjual dengan harapan mendapat laba. Karena jual-beli adalah akad tijarah (bisnis) yang diperkenankan mencari laba. Pedagang bebas menentukan berapa besar laba yang diinginkan, mengingat tak ada batasan kuatitatif pada besaran laba. Bahkan Rasulullah –shallallahu `alaihi wa sallam- merestui Urwah bin …

Read More »

Beda Antara Makelar dan Wakil

Dalam suatu perusahaan direct selling, ada marketer. Kemudian marketer tersebut secara sistem diperbolehkan merekutreseller untuk membantu penjualan produk. Apakah ini termasuk samsarah ala samsarah? Karena ada yang berpendapatmarketer adalah makelar, dan makelar tidak boleh merekrut makelar. Marketer adalah seseorang yang fokus pada bisnis pemasaran. Ia biasanya berafiliasi dengan produsen, membantu …

Read More »

Mengembalikan Hutang saat Inflasi

Pada dasarnya, melunasi hutang menggunakan mata uang yang sama. Rupiah dengan rupiah, real dengan real, dan dollar dengan dollar. Tidak diperkenankan menyepakati pengembalian hutang dengan mata uang yang berbeda pada saat akad berlangsung. Sebab, yang demikian adalah riba karena substansinya tukar-menukar uang dengan menunda serah terima. Tapi, bila tidak ada …

Read More »

Beda antara Pemberian (‘Athiyah), Sedekah, dan Hadiah

Dalam Kitab Kassyafu al Qina’ ‘an Matni al Iqna’ disebutkan: (أنواع الهبة: صدقة، وهدية، ونحلة وهي العطية، ومعانيها متقاربة) Macam-macam hibah: sedekah, hadiah, dan nihlah yaitu pemberian. Semuanya memiliki makna yang hampir sama. Yaitu pemberian semasa hidup secara cuma-cuma (tanpa imbalan dan ganti). Semua jenis pemberian itu memiliki hukum yang …

Read More »