Home / Tazkiyatunafs / TIPS Menghilangkan Sumpek Dari Al Quran

TIPS Menghilangkan Sumpek Dari Al Quran

Oleh:   Ustadz Dr. Ahmad Djalaluddin, Lc. MA.

1⃣ Bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa ta`ala.

وَمَنْ يَتَّقِ اللهَ يَجْعَلْ لَّهُ مَخْرَجًا وَيَرزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لاَيَحْتَسِبُ…

“Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (Al Thalaq: 2-3)

2⃣ Bersabar, terutama saat-saat sulit.

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ، إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ، فَكَانَ خَيْرًا لَهُ؛ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ، فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Sungguh menakjubkan urusan orang mukmin. Seluruh urusannya merupakan kebaikan, dan ini tidak dimiliki kecuali oleh mukmin. Jika mendapatkan kenikmatan, dia bersyukur, dan itu baik baginya; jika tertimpa musibah, dia bersabar, dan itu baik baginya.” (HR. Muslim)

3⃣ Orientasi ukhrawi

مَنْ كَانَتِ الآخِرَةُ هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ غِنَاهُ فِى قَلْبِهِ وَجَمَعَ لَهُ شَمْلَهُ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِىَ رَاغِمَةٌ وَمَنْ كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ جَعَلَ اللَّهُ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَفَرَّقَ عَلَيْهِ شَمْلَهَ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ مَا قُدِّرَ لَهُ

“Barangsiapa yang orientasinya adalah menggapai akhirat, maka Allah akan memberikan kecukupan dalam hatinya, menyatukan keinginannya yang tercerai berai, dunia pun akan dia peroleh dan tunduk padanya.

Barangsiapa yang orientasinya adalah menggapai dunia, maka Allah akan menjadikan dia tidak pernah merasa cukup, akan mencerai-beraikan keinginannya, dunia pun tidak dia peroleh kecuali yang telah ditetapkan baginya.” (HR. Tirmidzi)

4⃣ Menjaga shalat lima waktu dan yang sunnah, serta dzikrullah

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ

Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat. (Al Baqarah: 45)

الَّذِينَ ءَامَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللهِ أَلاَبِذِكْرِ اللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوب

Artinya: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Al Ra’du :28)

5⃣ Yakini❗️bahwa kesulitaan yang dihadapi tidak seberapa bila dibanding dengan kenikmatan yang diberikan Allah.

انظروا إلى من هو أسفل منكم ولا تنظروا إلى من هو فوقكم ، فهو أجدر أن لا تزدروا نعمة الله عليكم

“Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu. Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Allah padamu.”(HR. Bukhari dan Muslim)

6⃣Selalu optimis dan bersungguh-sungguh dalam berusaha

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata, Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallama- bersabda, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah -azza wa jalla- daripada mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan.

Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allah (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah.

Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, “Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu”, tetapi katakanlah, ini telah ditakdirkan Allah, dan Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki, karena ucapan ‘seandainya’ akan membuka (pintu) perbuatan setan.

Wallahu a`lam bisshawab

Malang, 10 Rabiul Awal 1438H.
Join Telegram:
http://telegram.me/ahmadjalaluddin

Website  :
http://www.tazkiyatuna.com

 

About Administrator

Check Also

An Nashihah (Nasehat)

Oleh: Ustadz Dr. Ahmad Djalaluddin, Lc. MA عن أبي رقية تميم بن أوس الداري رضي …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *